ORDER CEPAT :
SMS Ke 081936772005 BBM. 25B9A3E1
PERUBAHAN HARGA :
Harga sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya
PENGUMUMAN :
Bagi Pelanggan yang sudah transfer segera konfirmasi via SMS atau BBM

Anggaran UMKM

16th April 2014

Untuk meningkatkan pengembangan daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah, Pemerintah tidak lagi hanya berfokus pada pelatihan dan pembinaan, tetapi mulai serius menggarap peningkatan standardisasi.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Euis Saedah mengatakan untuk meningkatkan mutu dan standar para IKM tersebut, pihaknya telah meningkatkan anggaran hingga dua kali lipat menjadi Rp5,4 miliar pada tahun ini.

“Anggaran ini perlu ditingkatkan hingga dua kali lipat karena trend nya lebih diarahkan pada mutu dan standar. Ketika pelaku usaha semakin banyak, pelatihan serta pembinaan sudah dilakukan, kini mulai diperhatikan standarnya karena ke depan akan sulit bersaing kalau dari segi standar masih tidak terjaga,” ucapnya ketika ditemui di ruang kerja, Kamis (3/4/2014).

Sebab, menurutnya, pelaku IKM juga harus dapat merespon tuntutan persaingan melalui peningkatan standard dan kualitas produk. Memang, diakui olehnya dari segi jumlah, IKM yang sudah menerapkan standar sesuai aturan masih minim.

Pemerintah memang tidak bisa langsung menerapkan standar pada saat pelaku usaha tidak siap. Oleh karena itulah, beberapa tahun sebelumnya, pemberian fasilitas kepada IKM lebih diarahkan untuk pelatihan atau pembinaan.

“Kalau kita langsung masuk ke standar, takutnya akan sulit, yang penting di bina dulu. Setelah mereka ramai dan mulai memahami dunia kewirausahaan baru diarahkan menerapkan standar agar lebih berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, standarisasi tersebut tidak hanya terkait pada SNI saja, tetapi juga standard an sertifikasi untuk produk kayu, makanan halal, manufacturing, hingga hak kekayaan intelektual (HAKI).

Adapun, alokasinya akan berbeda setiap tahun, ada saat dimana anggaran untuk HAKI, atau untuk makanan menjadi lebih besar. Namun, sambungnya, untuk tahun ini tampaknya pemerintah akan lebih memprioritaskan anggaran peningkatan mutu dan kualitas makanan disamping untuk SNI-SNI wajib seperti helm, mainan anak, dan pakaian.

Sumber : bisnis.com | 2014-04-14 

habis
Rp 17.000
Rp 17.000
habis
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeCAM04
Nama BarangKerupuk Bawang Lombok
Harga Rp 17.000
Lihat Detail »
limited
Rp 180.000
Rp 180.000
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKerajinan Tangan Bak Sampah
Harga Rp 180.000
Lihat Detail »
best
Rp 100.000
Rp 100.000150.000
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMS3LBH
Nama BarangMadu Sumbawa 3 Lebah
Harga Rp 100.000 150.000
Lihat Detail »
best
Rp 21.000
Rp 21.00025.000
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKOP02
Nama BarangKopi Khas Lombok Tirta
10 KotakRp 210.000
1 Ban (Isi 21 Kotak)Rp 430.000
Lihat Detail »
sale
Rp 70,000
Rp 70,000
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK04
Nama BarangKaos Lombok Khas Sasambo
SRp 65,000
MRp 65,000
LRp 70,000
XLRp 75,000
Lihat Detail »
best
Rp 120.000
Rp 120.000
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDODOL-NANAS
Nama BarangOleh Oleh Lombok Dodol Nanas
Harga Rp 120.000
Lihat Detail »
habis
Rp 23.000
Rp 23.000
habis
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDJ03
Nama BarangDodol Jahel Khas Lombok
Harga Rp 23.000
Lihat Detail »
best
Rp 4.500
Rp 4.5005.500
Order Sekarang » SMS : 081936772005
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTas01
Nama BarangTelur Asin Bakar Lombok
20 ButirRp 90.000
40 ButirRp 180.000
50 ButirRp 225.000
100 ButirRp 435.000
Lihat Detail »
Keranjang>>